Ta’limul Qur’an lil Aulad
1. Pengertian
Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA) adalah jenjang pendidikan dan pengajaran Al-Qur’an paska TKQ/ TPQ, yang memiliki orientasi guna mendidik santri agar mampu mengerti dan memahami Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
2. Tujuan dan Target
TQA bertujuan memantapkan pendidikan yang telah dicapai dalam jenjang TKQ-TPQ dan TKAL-TPAL guna menyiapkan generasi qur’ani. Targetnya dibedakan menjadi target pokok (yang harus dicapai) dan target penunjang (yang diharapkan bisa tercapai).
Target pokoknya santri mampu:
Sedang target penunjangnya santri mampu:
- Mengerti sholat-sholat sunnah dan sholat jenazah;
- Menguasai terjemah materi hafalan TKA/TPA;
- Mengenal dasar-dasar Bahasa Arab;
- Mengenal dasar-dasar khot;
- Mengerti beberapa mahfudzot (aqidah-akhlak); dan
- Mengenal Bahasa Inggris.
3. Materi Pelajaran
Dibedakan menjadi materi pokok dan penunjang. Materi pokoknya meliputi:
- Pengajaran pemahaman Al-Qur’an dan Hadits yang berkaitan dengan aqidah, ibadah, dan akhlak;
- Dasar-dasar ulumul qur’an;
- Ilmu tajwid, bacaan gharib, dan irama murotal;
- Tadarus Al-Qur’an; dan
- Hafalan terjemah bacaan sholat.
Sedang matei penunjangnya meliputi:
- Kaifiyah sholat sunnah dan sholat jenazah;
- Terjemah materi hafalan TKA/TPA;
- Dasar-dasar Bahasa Arab;
- Dasar-dasar khot; dan
- Mahfudzot (aqidah-akhlak)
4. Masa dan Waktu Pendidikan
Lama pendidikan selama satu tahun, terbagi menjadi dua semester. Kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan sebanyak lima kali dalam satu pekan pada hari Senin sampai Jum’at. Waktu pelaksanaan pada sore hari selama 90 menit, yaitu pada pukul 16.15 – 17.30 WIB.
5. Sistem TQA
Dalam mengorganisir materi pelajaran di atas, terdapat tiga bentuk alternatif pemberlakuan sistem TQA yaitu:
- Sistem Maudlu’iyah (modul)
TQA sistem modul, mempertimbangkan beberapa materi pokoknya disusun dalam 40 modul dengan tema-tema tertentu. Tiap modul berisi rangkaian materi:
- Memberi syakal dan membaca
Targetnya santri mampu memberi syakal (tanda baca), semakin fasih bacaannya, dan membaca dengan irama murotal.
- Menulis terjemah lafdziyah
Targetnya santri mampu menerjemahkan kata demi kata dan hafal, memenggal ayat secara tepat, mengenal Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an, dan menulis/ menyalin ayat-ayat Al-Qur’an.
- Terjemah lengkap
Targetnya santri mampu memahami terjemah ayat yang bersangkutan (santri tidak ditargetkan untuk hafal).
- Keterangan
Targetnya santri mampu memahami keterangan ayat yang bersangkutan dan memiliki wawasan ke-Islam-an yang luas.
- Evaluasi
Evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman santri.
- Kajian ilmu tajwid
Targetnya santri mampu menerapkan kaidah-kaidah ilmu tajwid dan menguasai bacaan ghorib.
- Sistem Tartibiyah
Dinamakan TQA Sistem Tartibiyah karena kajian materi pokoknya dilakukan secara tertib dari surat Al-Fatihah, Al-Baqoroh, dan seterusnya. Dalam hal ini telah tersusun dalam buku seri 1 – 12.
Dalam setiap seri terdiri dari:
- Menulis/memberikan terjemah;
- Menghafal terjemah lafdziyah;
- Menulis ayat/ penggalan ayat; dan
- Kajian ilmu tajwid.
- Sistem Tahfidz Juz ‘Amma
Dinamakan TQA Sistem Tahfidz Juz ‘Amma karena kajian materi pokoknya adalah hafalan Juz ‘Amma (Juz 30)
Ketiga sistem ini bukanlah merupakan perjenjangan. Namun bagi santri yang telah menyelesaikan satu sistem, dianjurkan untuk mengikuti dan menyelesaikan sistem yang lainnya.
6. Jadwal Pelajaran TQA
- 05 menit : Pembukaan
- 25 menit : Klasikal I
- 30 menit : Tadarus Al-Qur’an
- 25 menit : Klasikal II
- 05 menit : Penutup.
- Kelulusan TQA
Seorang santri dinyatakan lulus dari TQA apabila:
- Bagi santri TQA Sistem Maudlu’iyah telah menyelesaikan minimal 30 modul;
- Bagi santri TQA Sistem Tartibiyah telah menyelesaikan kajian sampai dengan surat Al-Baqoroh ayat 100;
- Bagi santri TQA Tahfidz Juz ‘Amma telah hafal 30 surat;
- Fasih membaca Al-Qur’an dengan irama murotal;
- Mampu menulis/ menyalin ayat-ayat Al-Qur’an
- Mampu menerjemahkan secara lafdziyah ayat-ayat yang menjadi kajian;
- Mampu melakukan sholat fardlu;
- Mampu menerjemahkan bacaan sholat;
- Pernah khatam dalam tadarus Al-Qur’an (minimal 1 kali); dan
- Berakhlak baik.
Dengan Uraian ini diharapkan Siswa-Siswi MTs Abdussalam mampu mengadopsi materi TQA sehingga diharapkan Lulusannya menjadi insan Kamil dalam bidang IPTEK dan IMTAQ yang Qur'ani.
sumber
sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar